Antisipasi Konflik SARA
Selasa, 13 Januari 2009
JOMBANG – Konflik berkepanjangan antara Israel dengan Palestina, memantik kekhawatiran pemuka agama di Jombang. Sebab, konflik ini semakin mengarah ke isu SARA. Khususnya dalam hal agama. Yakni, antara umat Islam dengan Yahudi. Mereka khawatir, pembantaian yang dilakukan Israel memantik kemarahan umat Islam. Yang akhirnya memusuhi agama lain, atau dalam hal ini Yahudi. Yang telah terjadi adalah kasus penutupan paksa sebuah Sinagog (rumah ibadah umat Yahudi) di Jl Kayoon oleh sejumlah Ormas Islam Surabaya, pekan lalu. ”Kami tidak ingin konflik ini menciptakan permusuhan antar agama,” ungkap Suyoto Adi, salah satu tokoh komunitas GKJW Jombang, di sela-sela jumpa pers di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Diaspora, Desa Mojongapit, Senin (12/1) kemarin.
Read more
Bahas Prostitusi, Datangkan Tim Ahli
BLITAR – Tempat-tempat pelacuran bakal lenyap di wilayah Kabupaten Blitar. DPRD sedang membahas raperda tentang tempat prostitusi. Diperkirakan, setahun lagi tiga lokalisasi yang ada ditutup.
Jika itu usulan DPRD setempat disetujui dalam pembahasan raperda tersebut. Untuk mengegolkan itu dewan yang dalam pansus yang membahas itu sedang mengkaji lebih mendalam.
JIAD Tolak Pelarangan Ahmadiyah
Senin, 21 Apr 2008
JOMBANG – Rencana pemerintah membekukan kegiatan Jamaah Ahmadiyah mendapat tentangan dari aktivis LSM. Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jatim, Minggu (20/4) kemarin merilis pernyataan menentang rencana kebijakan pemerintah pusat tersebut. “Rencana Depag, Depdagri dan Depkum HAM mengeluarkan SKB pelarangan Ahmadiyah adalah bentuk pelanggaran HAM,” kata Aan Anshori, aktivis JIAD dari elemen Perhimpunan LinK Jombang, Minggu (20/4) kemarin.
Sepak Terjang Organisasi
9 September, 2007 by lisa suroso
Berbagai organisasi mengusahakan penyelesaian masalah stateless, baik bagi warga etnis Tionghoa, etnis India, maupun etnis lain yang menjadi stateless karena masalah ekonomi. Kegiatannya cukup beragam. Mulai dari usaha pendekatan secara perorangan, call center sampai judicial review. Bahkan sebuah organisasi bernuansa muslim terbilang paling aktif melakukannya.
Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD): Biarkan Orang Bebas Beragama!
Contributed by Media Partisipasi
Monday, 23 June 2008
Kritik diatas merupakan pendapat mayoritas pembicara yang hadir dalam acara Seminar dan Testimoni “Kasus Dugaan Penyelewengan Ajaran Agama Sesat di Jawa Timur”. Acara yang dilakukan pada hari Jumat (29/7) lalu di Hotel Elmi Surabaya itu diawali dengan testimoni korban dugaan penyelewengan agama. Wajah kehidupan pluralisme terutama soal kebebasan beragama- di republik ini
memang tidah pernah kunjung membaik. Kenyataan bahwa Indonesia berdiri kokoh tidak bertumpu pada satu agama, suku, keyakinan sering kali tidak pernah diakui oleh pihak-pihak yang selalu ingin memonopoli kebenaran dengan mengabaikan kenyataan itu.Malah kalau perlu, pemaksaan kebenaran (agama) dilakukan dengan menggunakan kekerasan. Sungguh sebuah sikap yang sama sekali tidak mencerminkan cara beragama yang benar.
JIAD Jatim Tolak SKB untuk Ahmadiyah
JOMBANG (SINDO) – Bakal ditekennya Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pelarangan aktivitas terhadap jemaat Ahmadiyah memantik reaksi keras dari Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jatim. Mereka menilai, SKB tersebut sebagai upaya pemerintah untuk memasung kebebasan berkeyakinan di Indonesia.


